Walisongo Gelora Dakwah & Jihad Di Tanah Jawa

Gambar Produk
Terlaris
Rp45.000
"Buku Walisongo Gelora Dakwah Dan Jihad Di Tanah Jawa ini menyajikan kisah dan biografi yang shahih dari kegiatan dakwah islam dan jihad di tanah jawa yang dilakukan oleh walisongo. Penulis benar-benar berkomitmen untuk menceritakan kisah menurut sumber yang otentik, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan. Buku yang cocok dijadikan referensi pokok untuk meluruskan sejarah walisongo yang banyak disimpangkan oleh beberapa orang."
Penulis : Rachmad Abdullah, S.Si., M.pd.
Penerbit : Al Wafi Publishing
Buku cetak edisi softcover
Tebal buku 240 halaman
Ukuran buku 14 x 20,5 cm
Berat 250 gr

Siapakah walisongo itu? Istilah walisongo masih kontroversial dan tidak ada dokumen yang dapat dijadikan rujukan yang tepat untuk menentukan mana yang benar. Istilah walisongo adalah nama sebuah dewan yang beranggotakan 9 orang (A. Wahyudi dan Abu Khalid; Widji Saksono, 1995).
Kisah Dakwah Walisongo

Istilah wali berasal dari bahasa Arab ‘aulia, yang artinya orang yang dekat dengan Allah ta’ala karena keimanan dan ketakwaannya. Sedangkan istilah songo (sembilan) merujuk kepada penyebaran agama Islam yaitu ke segala penjuru. Orang Jawa mengenal istilah kiblat papat limo pancer untuk menggambarkan segala penjuru, yaitu utara, timur, selatan, barat disebut kiblat papat dan empat arah diantaranya ditambah pusat disebut limo pancer.

Ada yang menjelaskan lain tentang istilah walisongo. Diantaranya yang dijelaskan dalam kitab Kanzul Ulum karya Ibnu Bathutah, pembentukan Walisongo pertama kali dilakukan oleh Sultan Turki, Muhammad I yang menerima laporan dari para saudagar Gujarat (India) bahwa di pulau Jawa jumlah pemeluk agama Islam masih sangat sedikit dan potensi kebudayaan serta kehidupannya sangat baik. Berdasarkan laporan tersebut, kemudian Sultan Muhammad I membentuk sebuah tim yang beranggotakan 9 orang untuk dikirimkan ke pulau jawa untuk mendakwahkan islam disana. Kemudian kisah dakwah dan kehidupan beragama walisongo dapat Anda nikmati dalam buku Walisongo Gelora Dakwah Dan Jihad Di Tanah Jawa ini.

Dengan mempelajari buku Walisongo Gelora Dakwah Dan Jihad Di Tanah Jawa, kita akan mengetahui kisah yang benar mengenai kehidupan dan metode dakwah walisongo. Tidak seperti mitos yang banyak beredar yang menyatakan walisongo mengajarkan amalan-amalan yang berbau bid’ah, khurafat maupun kesyirikan. Selamat mempelajari dan semoga bermanfaat.

Posting Komentar